Home Education, Ibu Profesional, Jurnal Harian

Aliran Rasa Bunsay Level 2 : Melatih Kemandirian Anak

Play and Learn to be Independent
“We cannot always build the future for our youth, but we can build our youth for the future” (FD Roosevelt)

Apakah benar anak-anak cenderung bergantung kepada kita orang tuanya? Benarkah? Kalau kita ingat-ingat lagi, seberapa sering kita melihat anak-anak berusaha memakai celana, sepatu, menarik ritsleting jaket atau menyendok makanannya sendiri? Memang sih hal itu membutuhkan waktu yang lama dan kita, orang tua pastti merasa mereka sangat lambat sebab kita sudah dikejar banyak sekali jadwal rutinitas harian yang padat.

Saya dan suami berharap anak-anak bisa tumbuh dewasa bersama dengan kami. Namun, kami tidak pernah tahu akan membersamai anak hingga usia tersebut atau tidak. Sebagai orang tua kami harus berusaha menyiapkan anak untuk “siap” dengan kondisi tersebut.

Ya, menyiapkan anak mandiri sejak dini memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak yang perlu dipersiapkan sebagai faktor pendukung, diantaranya:

📍Orang tua harus menciptakan rumah dan lingkungan yang ramah untuk anak

📍Orang tua perlu konsisten dalam melatih kemandirian

📍Orang tua memberikan tanggung jawab sesuai dengan usia anak

📍Orang tua perlu selalu memotivasi anak

📍Siapkan stok sabar dan prinsip biar lambat asal mandiri.

4 (Empat) Kunci Mendidik Kemandirian Anak yang saya pelajari di kelas Bunda Sayang level 2 antara lain sebagai berikut:

1. Konsistensi
Jangan harap hasil yang sempurna tanpa sebuah konsistensi. Melatih kemandirian anak melibatkan banyak hal seperti tenaga, waktu dan pastinya juga emosi. Tetapi, jika dilakukan dengan niat yang kuat dan usaha yang maksimal plus konsistensi tentu akan berjalan lancar seiring dengan waktu.

2. Motivasi
Peran orang tua diperlukan dalam proses mendukung dan memotivasi. Ketika semangat menjadi kendor, kembalikan lagi pada niat dan mimpi yang kita harapkan untuk anak di masa depan.

3. Apresiasi
“Wah, anak Bunda hebat sekali sudah bisa pakai baju sendiri.” Kalimat ini salah satu bentuk apresiasi kepada anak ketika berhasil melakukan sesuatu sendiri. Jangan pelit untuk memberikan apresiasi, karena sejatinya itu salah satu bentuk menjadikan anak bangga dan bahagia atas usahanya.

4. Teladan
Melatih kemandirian pun tidak serta-merta kita ajarkan tanpa kemudian kita sebagai orang tua tidak memberikan teladan yang baik. Apalagi saat usia masih balita, maka segala tindak-tanduk orang tua akan ditiru oleh anak. Perlu diingat, anak mungkin bisa salah memahami, tetapi anak tidak pernah salah mengcopy.

Penting bagi orang tua untuk membatasi mengkritik anak dan dapat menerima hasil dari usaha anak usia dini, walaupun belum sesuai dengan apa yang diharapkan. Jika anak usia dini sering dikritik oleh orang tuanya, hal ini akan membuatnya merasa dirinya buruk. Jika anak melakukan sesuatu dengan benar, ia akan merasa senang dan itu akan mendorongnya untuk melakukannya lagi dan lagi sehingga lama kelamaan anak menjadi terampil untuk memenuhi kebutuhannya. Raise your child with love and not judgement❤️

Iklan
Ibu Profesional

Aliran Rasa Bunsay Level 1 : Komunikasi Produktif

Komunikasi adalah kebutuhan utama manusia dalam hidup. Komunikasi pun banyak sekali macam dan teorinya. Bisa komunikasi tubuh, tulisan, ucapan, dan sebagainya. Targetnya pun bisa siapa saja. Alih-alih bisa mensuggesti orang lain namun terkadang justru bisa menyebabkan salah paham apabila komunikasi tidak dilakukan dengan benar. Terlebih kepada orang terdekat yaitu pasangan dan anak-anak. Kepada pasangan juga sangat memungkinkan terjadinya kesalahpahaman akibat komunikasi yang buruk. Sedangkan komunikasi dengan anak diperlukan teknik berkomunikasi yang khas sesuai dengan karakternya, dan menurut saya sebagai ibu kita sebaiknya mempelajari ilmu psikologi anak agar komunikasi menjadi produktif.

Komunikasi merupakan salah satu kunci kesuksesan dalam membangun rumah tangga. Baik antara pasangan suami istri maupun antara orangtua dan anak. Kunci dari komunikasi adalah pesan yang ingin kita sampaikan diterima dengan benar oleh pihak yang kita ajak berbicara.

Tantangan kelas Bunda Sayang materi pertama ini, memaksa saya untuk membuat tombol pengontrol pikiran dan emosi. Saya terkadang cepat naik darah kalau anak melakukan sesuatu yang saya tidak suka, tidak setuju, tidak sesuai, dan sebagainya. Kadang itu hanya hal kecil, sehingga membuat saya berpikiran, “Duh, anakku kok susah dikasih tau sih”. Setelah saya telusuri rupanya bentuk komunikasi yang saya praktekkan belum tepat sehingga menjadi permasalahan bagi saya.

Setelah menjalani game level 1 Komunikasi Produktif selama 10 hari pertama, saya merasakan ada beberapa perubahan ke arah yang lebih baik terhadap diri saya maupun anak. Terutama diri saya yang harus dirombak karena anak-anak akan melihat perubahan itu sehingga harapannya mereka juga meneladani.

Selama sepuluh hari pertama ini, saya belajar mengelola emosi, menahan marah, menempatkan apa yang penting. Kadang saya masih suka ambil hati kalau anak-anak mulai bermain fisik bahkan tidak sengaja memukul atau melempar saya. Namun, sekarang saya sadar berarti ada yang salah dengan komunikasi saya, atau pembiasaan anak-anak setiap harinya.

Selama lebih dari sepuluh hari ini juga, saya belajar memahami berbagai macam ekspresi dan emosi anak-anak. Terutama saat kesal, marah, senang dan sedih. Keempatnya saya coba merekam ulang setiap ada suatu kejadian. Anak-anak pun jadi bisa mengungkapkan bagaimana perasaannya. Terutama kepada Irbad, anak kedua saya yang tidak seekspresif masnya. Bahkan mereka pun menanyakan perasaan saya ketika mereka berbuat sesuatu, misalnya “Mama seneng nggak kalau Faris beresin mainannya sendiri?” atau “Mama marah nggak kalau anaknya ga nurut?” Pokoknya, sesuatuu banget lah.

Selama lebih dari sepuluh hari kemarin, saya belajar menghindari kata-kata negatif seperti jangan dan tidak. Tapi, ini susah sekali. Karena seringkali dihadapkan pada hal-hal yang tidak pas, jadi reflek saya untuk mengatakan hal itu. Minimal, saya harus bisa menahan untuk tidak langsung bicara, memikirkan apa yang harus saya katakan, baru bicara. Semoga bisa terus menjaga konsistensi.

Belajar berkomunikasi yang baik bersama anak memang banyak yang harus saya pelajari dalam memahami emosi pribadinya. Bagaimana sebaiknya saya bersikap, dan sebagainya yang menjadi PR besar bagi saya.

Dengan menuliskan game setiap hari atau setiap melewatinya, saya merasa ada sebuah evaluasi yang konsisten, dan juga target otomatis yang terpasang untuk keesokan harinya. Semoga bisa menjadi evaluasi untuk seterusnya. Aamiiin. Semangat Komunikasi Produktif!!! 🙂

#Gamelevel1
#KelasBunsayIIP
#BundaSayang
#IIP
#Komunikasi produktif

Uncategorized

Liburan Murah Meriah ke Sea World Ancol

Alhamdulillah akhirnya Faris bisa berkunjung ke Seaworld Ancol, tentunya dengan kepala yang penuh pertanyaan dan penasaran seperti apa yah Sea World itu.

Ini sedikit percakapan kami saat menikmati perjalanan menuju Ancol.
Faris : “Ma, Sea World jauh nggak sih? Faris mau lihat ikan, ada apalagi yah?
Mama :” Sabar yah, insyaAllah bisnya on time. Mudah-mudahan nggak macet dan banyak orang yah jadi Faris bisa nyamain hewan-hewan uang ada disini.

Buat yang penasaran ingin berkunjung ke Ancol tetapi bukan warga Jakarta tidak perlu khawatir karena moda transportasi ke Ancol banyak ragamnya. Bisa naik kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Bila membawa mobil, biaya masuknya Rp25.000,- sedangkan motor Rp15.000,-. Akan tetapi saya dan anak-anak memilih naik bus TransJakarta, salah satunya jurusan Kampung Melayu–Ancol, dengan tarif Rp3500,-/orang. Bus TransJ memang menjadi favorit karena biayanya murah dan bisa keliling Jakarta (asalkan tidak keluar halte). Kami turun di halte terakhir yaitu Ancol. Letaknya di dalam Taman Impian Jaya Ancol.

Keluar dari halte TransJ, kami naik ke tempat pembelian tiket masuk Ancol. Harga tiketnya Rp25000,-/orang. Buat anak usia 2 tahun ke atas harus membeli tiket. Dari sini kami langsung masuk ke Ancol.

Buat yang belum pernah ke Ancol, saya informasikan Ancol itu luas sekali. Nggak salah lagi kalau slogannya, “Taman Impian“. Di dalam ancol ada Dufan wahana sejenis roller coaster dan sebangsanya,Atlantis wahana berenang dan ciprat-cipratan; Mall yang dalamnya senyap,Ecopark tempat main sepeda dan paintball, Gelanggang Samudra tempat melihat lumba-lumba~, Pantai dan Taman tempat lesehan ibu-ibu bapak-bapak anak dan anak muda, Outboundholic wahana main panjat-panjatan seru, dan juga ada Seaworld tempat melihat aquarium.

Jika ingin berkeliling Ancol dari satu spot ke spot yang lain, tersedia Bus Wara-Wiri. Fasilitas bus ini gratis. Di dekat loket masuk Ancol ada shelternya. Di sini tersedia peta rute bus. Rute terbagi 2 yaitu biru (selatan) dan merah (utara). Rinciannya yaitu:

Peta Rute Bus Wara Wiri di Ancol

Rute Utara:

Marina ~ Pantai Indah ~ Monumen Gerbang Timur Ancol ~ Lagoon 1 Ancol ~ Lagoon 2 Carnaval

Rute Selatan:

Gerbang Barat Busway/halte transjakarta ~ Dufan ~ Ecopark ~ Ecovention ~ Pasar Seni ~ Monumen Samudra/Atlantis

Dari halte busway saya berjalan kaki sampai dengan shelter bis kemudian menunggu bis yang menuju tujuan saya yaitu ke Seaworld. Saat menunggu bus wara-wiri datang, kami ditawari untuk naik taxi saja dengan ongkos Rp. 25.000, –  diantar sampai dengan gerbang. Tetapi kami memilih menunggu bis wara-wiri saja karena kebetulan kemarin bukan musim libur jadi tidak terlalu banyak yang berkunjung. Sengguhnya lewat kunjungan ini saya bisa mengajarkan banyak hal kepada anak-anak tentang kesabaran dan membiasakan mengantri.

Bentuk luar bus wara-wiri seperti bus pariwisata biasa atau sebesar bus TransJ. Tidak semua bus bertuliskan “Wara-Wiri”. Selain itu tanda rute biru atau merah juga kurang sehingga kami ragu mau naik. Takut salah bus. Kalau ada satpam sih enak bisa nanya. Atau langsung nanya ke sopir apa lewat rute yang kita inginkan.

Mungkin karena masih pagi, penumpang bus terlihat lengang. Katanya sih kalau weekend bisa padat dan antri naik. Alhamdulillah bisa ngadem sebentar di bus sambil melihat Ancol😁

Bus Wara-Wiri tidak berhenti di setiap halte. Pak sopir akan bertanya siapa yang mau turun di halte tujuan selanjutnya. Kalau ada yang jawab, ya berhenti. Kalau tidak ada yang mau turun dan tidak ada penumpang yang akan naik, bus lanjut. Jadi siap-siap turun di halte tujuan supaya tidak kelewatan.

Karena rutenya dibagi 2, ada halte untuk transit yaitu halte monumen. Cirinya ada monumen di tengah danau (atau kolam besar). Nah, Pak Sopir menyebut, “Pantai, siapa yang mau ke pantai turun sini.”. Tapi saya heran nampaknya tidak terlihat ada pantai kok dibilang pantai. Ternyata maksudnya ini tempat transit kalau mau ke pantai. Di area Monumen terdapat alat olahraga/fitness outdoor seperti sepeda, double swing, dan banyak lagi. Kalau menyusuri area ini, di sepanjang jalan ada banyak permainan anak seperti ayunan, jaring laba-laba, dsb. Kami turun di halte selanjutnya yang terdekat dengan pintu masuk Seaworld. Setelah turun di halte, kami jalan kaki kurang lebih 200 meter kemudian menyeberang. Seaworld ada di bagian kanan jalan.

Singkat cerita sampailah di Sea World, loket depan masih tutup, jadilah kami antre di loket dalam. Terdapat sekitar 4 line antrean loket di sana dan antrenya sudah panjang. Padahal masih sekitar jam 10-an. Karena hari sabtu, terlihat banyak sekali keluarga yang mengajak anak-anaknya untuk berlibur kesana. Kebetulan juga bersamaan dengan gathering komunitas tertentu dan perusahaan serta event yang diadakan oleh mahasiswa biologi UI. Sea World sendiri buka mulai jam 9 pagi hingga jam 18 petang. Harga tiket Sea World World Rp 110.000,- per orang, untuk tiket bundling Rp 138.000,- dengan tiket Ocean Dream Samudra. Tiket untuk anak-anak bisa dibeli mulai umur 2 tahun atau jika tingginya sudah lebih dari 80cm. Yang masih di bawah itu free 😀

Denah Wahana 1

Denah Wahana 2
Jadwal Pertunjukan dan Feeding Show

harga tiket promo

Karena hari ini weekend maka tiket masuk Sea World harus membeli yang bundling, tiket single trip Sea World dapat dibeli mulai pukul 15.00 saja. Ini noted sekali agar pengunjung yang belum pernah berkunjung kesana tahu jadwal-jadwalnya.

Fyi, sebelum masuk ke dalam tas dan bawaan pengunjung akan diperiksa terlebih dahulu di pintu masuk karena melihat sederet botol minuman dan air mineral yang tidak diperbolehkan masuk oleh petugas. Tetapi apabila kita membawa botol minum sendiri boleh kok dibawa masuk.

Setelah masuk dan mengantri tiket akhirnya kami masuk Sea World. Saat masuk ke dalam, tangan akan distempel sebagai tanda masuk. Arena ini sangat cocok untuk belajar dan menghibur anak-anak.  Kebanyakan ikan yang kami lihat di sana belum pernah kami lihat di tempat lain kecuali di Channel Nat Geo Wild. Koleksi terbaru di Sea World adalah ubur-ubur. Faris sangat girang mendapat obyek menarik untuk dilihat dan meminta saya untuk memfotokan. Tapi sayangnya area ini lumayan gelap dan jika difoto dengan si ikan di akuarium agak backlight..

pegang kura-kura

Selain lihat ikan di akuarium, ada beberapa kolam khusus yang memang didesain agar pengunjung bisa celup-celup di situ, seperti memegang bintang laut, ikan hiu, atau kura-kura. Sesaat setelah kami masuk, ada jadwal memberi makan ikan pari. Atraksi memberi makan ikan yang dilakukan oleh Om Penyelam, lokasinya berada di depan akuarium utama. Dibuka oleh sesi pertanyaan dan bagi-bagi stiker kepada anak-anak yang bisa menjawab pertanyaan dari MCnya. Banyak pengetahuan mengenai binatang bawah laut yang disampaikan oleh MCnya, anak-anak pun interaktif sehingga bisa menambah wawasan anak-anak dan mamanya juga.

atraksi memberi makan ikan

Nah, bagian favorit kita sekeluarga tentu saja adalah underwater tunnel alias terowongan bawah akuarium utama. Berasa ikut menyelam di bawah laut. Meskipun sesak oleh orang alhamdulillah tidak sampai berjubel. Kami masih sempat berfoto juga disini. Memang sih, ada AC-nya yang mengalir dari bawah, selain itu juga ada conveyor seperti untuk mengangkut koper di bandara, bedanya kali ini yang diangkut adalah orang. Saya dan suami memilih berdiri di conveyor saja agar lebih cepat keluar. Tetapi tidak dengan anak-anak, bahkan Irbad minta masuk terowongan lagi sambil duduk di conveyor.

underwater tunnel

Tepat saat adzan Dzuhur kami selesai berkeliling, pintu keluar SeaWorld langsung menuju ke bagian penjualan souvenir. Banyak boneka ikan dan hewan laut yang sebelumnya kami lihat di dalam akuarium. Selain toko souvenir, di sana terdapat juga kantin. Bagi pengunjung yang tidak sempat membawa bekal dari rumah, bisa langsung makan di sana atau di luar gedung juga banyak yang menjual berbagai macam makanan.

mushola di luar gedung

Jika selepas makan dan sholat masih ingin lihat ikan lagi, kita masih bisa masuk bahkan sampai Sea World tutup jam 18 petang. Cukup dengan menunjukkan stempel yang sebelumnya diberikan petugas pada tangan kita saat pertama kali masuk tadi.

Karena kami membeli tiket bundling, kami melanjutkan jalan-jalan ke Ocean Dream Samudra.

Ocean Dream Samudra

Ocean Dream Samudra ini berisi wahana wahana pertunjukan hewan laut yang sudah dilatih dan sangat jinak. Pada saat membeli tiket, kita akan mendapatkan diinformasikan mengenai jadwal pertunjukannya. Ini penting banget, karena semua pertunjukan akan berjalan sesuai jadwal. Kemarin kita salah strategi, harusnya kita datang pagi dan langsung masuk ke pertunjukan pertama. Sisanya tinggal mengikuti jadwal yang ada. Jadi setelah makan siang, semua pertunjukan sudah selesai kita tonton. Baru kemudian anak-anak bisa santai menikmati balon terbang, bom-bom car. Masuk ke Sea World terakhir saja. Karena rencana awal kita hanya berkunjung ke Sea World dan belum mencari informasi mengenai wahana Ocean Dream jadilah tidak semua pertunjukan dan permainan bisa kita nikmati karena anak-anak sudah ngantuk dan capek.

penunjuk jalan masuk di ocean dream
Bird Park

pengamatan circle life kupu-kupu

lihat kepompong
jadwal pertunjukkan

Pertunjukan yang ada di Ocean Dream ini adalah pentas aneka satwa, pentas singa laut, pentas lumba-lumba, sinema 4 dimensi, pentas scorpion pirates (stuntman show), dan pentas underwater theater. Dimulai pada jam 09.45 WIB kita bisa mulai dari pentas aneka satwa dan bisa langsung seterusnya masuk ke pertunjukan lain setelah ada jeda. Dalam sehari ada tiga pertunjukan di jam yang berbeda.

Pentas Aneka Satwa
Kami tidak menonton karena pada jam pertunjukan kami masih berada di arena Sea World.

Pentas Singa Laut
Saya dan suami belum pernah melihat singa laut sebelumnya. Jadi saat mereka melakukan pertunjukkan sama hebohnya dengan anak-anak. Tiga singa laut yang pinter dan terlatih ini memberikan pertunjukan yang sangat menghibur. Mulai dari bermain bola, joget dangdut, action saat diajak berfoto sampai melakukan salto. Tidak lupa pembawa acara memberikan narasi yang kocak dan komunikatif sekali kepada penonton. Seru dan jangan sampai dilewatkan deh.

Pentas Lumba-lumba
Lumba-lumba yang pintar dan lucu ini memberikan pertunjukan yang memukau banget.
Ada empat lumba-lumba yang beraksi untuk menghitung, main bola, sampai salto juga. Anak-anak terkesima menonton pertunjukan ini. Kabarnya lumba-lumba juga bisa untuk terapi anak ADHD.

Sebenarnya masih banyak jadwal pertunjukan yang lainnya seperti Sinema 4 Dimensi, Pentas Scorpion Pirates, Pentas Underwater Theater tetapi kali ini kami skip. Semoga next akan ada kunjungan-kunjungan selanjutnya.

Sedikit tips jika berencana membawa anak-anak liburan ke Ocean Dream Samudra. Yang pertama mencari informasi sebanyak mungkin mengenai tempat tujuan wisatanya. Kedua, hunting tiket semurah mungkin, beli di aplikasi atau mencari promo jika beruntung. Ketiga, jangan lupa bawa snack dan bekal makanan sendiri terutama untuk anak-anak tidak boleh tidak. Ini memudahkan kita agar tetap nyaman selama berjalan-jalan, bahkan jika terdapat pertunjukan yang show di waktu jam makan. Karena selain mahal, agak repot kalau cari makan di jam makan karena sudah dapat dipastikan penuh. Keempat, gunakan kaos dan alas kaki yang nyaman. Karena udara yang panas dan setiap pertunjukkan dapat dipastikan penuh sesak tanpa AC sehingga menyebabkan banyak berkeringat apalagi anak-anak yang sedang aktif-aktifnya. Jangan lupa bawa ganti juga untuk anak-anak. Kelima, lebih baik datang pagi karena jalanan juga masih belum macet. Pertunjukan dimulai pukul 9.45 WIB jadi setelah makan siang sudah selesai menikmati semua pertunjukan. Sisa waktu sebelum pulang bisa digunakan untuk bermain di permainan anak-anak. Mari memanfaatkan kesempatan liburan murah dengan segudang pengetahuan yang didapat untuk anak anak 💕

belajarislam, Home Education, Jurnal Harian, parenting, PORTOFOLIO FARIS, QOTD

Berkisah adalah metode pengajaran Allah Subhanahu Wata’ala dan Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wasallam.

Sepertiga Al Qur’an berisi kisah. Firman Allah Subhanahu wata’ala dalam Al Qur’an lewat wahyu yang disampaikan melalui malaikat Jibril kepada nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wasallam.

Menurut Ibnu Abbas Radhiallahu ‘Anhu, surat Yusuf ayat 3 diturunkan berkenaan dengan para sahabat yang suatu ketika berkata, “Wahai Rasulullah, alangkah baiknya jika sesekali engkau menceritakan sebuah kisah kepada kami.” (HR. Ibnu Jarir)

“Kami ceritakan kepadamu (Muhammad) kisah yang paling baik dengan mewahyukan Al Qur’an ini kepadamu, dan sesungguhnya engkau sebelum itu termasuk orang yang tidak mengetahui. (Q.S. Yusuf : 3)

Masya Allah.. Allah Subhanahu Wata’ala berkisah pada Al Qur’an.. maka nabi Muhammad berkisah menyampaikan kisah dari Allah kepada para sahabat.. bagaimana dengan mama?

Hari ini saya melanjutkan kisah kelahiran Nabi Muhammad SAW kepada sulung saya. Setelah sebelumnya dikisahkan ada beberapa peristiwa penting sebelum kelahiran Nabi SAW. Saya pun senang mengulang anak dengan lagu pilihan sesuai tema. Misalnya saat ini kami sedang mempelajari kisah Nabi Muhammad SAW maka lagu yang sering kita nyanyikan kurang lebih liriknya sebagai berikut

“anak-anak Nabi ada tujuh orang, tiga laki-kaki, empat perempuan
Yang pertama Qasim, abdullah, ibrahin, zainab, rukayah, ummu kalsum, fatimah
Ibunya bernama siti aminah, bapaknya bernama Abdullah, kakeknya bernama Abdul Munthalib, pamannya bernama Abu Thalib.
Mari kita mengenali keluarga Nabi, keluarga yang terpuji, keluarga suci. ”

Baiklah, bismillahirahmanirrahim.
Rasulullah, Muhammad bin Abdullah shallallahu alaihi wa sallam dilahirkan di Mekah. Ibunya bernama Aminah binti Wahb. Tanda-tanda keistimewaan Muhammad shallallahu alaihi wa sallam telah nampak ketika masih dalam kandungan. Ibn Hisyam menceritakan dalam sirahnya, mengutip dari Ibn Ishaq bahwa ketika Aminah mengandung Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, ia bermimpi didatangi oleh seseorang dan berkata kepadanya, “Sesungguhnya engkau mengandung pemimpin umat ini. ”

Keistimewaan yang lain adalah ketika Aminah mengandung Rasulullah, ia melihat seberkas cahaya keluar dari perutnya dan dengan sinar tersebut ia bisa melihat istana-istana Busra di Syam.[1] Ini merupakan mukjizat sebelum kelahiran Nabi Muhammad, sebagaimana tertulis dalam kitab-kitab sirah.

Tahun kelahiran Rasulullah dinamakan Tahun Gajah.
Kisah berhenti sejenak karena ada interupsi pertanyaan,  Faris bertanya, “Ma, kenapa sih kok tahun kelahiran Nabi Muhammad disebut tahun gajah?”
Mama mencoba menjelaskan, “Orang-orang Arab pada masa itu belum mengenal adanya tahun dalam angka-angka sebagaimana yang ada saat sekarang ini. Mereka biasa mengaitkan kelahiran seseorang dengan kejadian tertentu.
Tidak lama sebelum Nabi Muhammad lahir, terjadi suatu peristiwa besar. Raja Yaman bernama Abrahah bergerak menuju Mekah dengan niat menghancurkan Rumah Allah, Ka’bah. Hal ini dikarenakan, Ka’bah telah menjadi tempat suci bagi orang-orang Arab yang sering diziarahi setiap saat sehingga Mekah menjadi ramai. Oleh karema itu maka tahun kelahiran Nabi muhammad disebut dengan tahun gajah.”
Lanjut..
Saat itu, Abrahah ingin menyaingi Ka’bah di Mekah dengan membangun bangunan yang lebih indah dari Ka’bah dengan niat untuk mengalihkan perhatian orang-orang Arab ke Yaman, bukan ke Mekah. Ia membangun bangunan dengan arsitektur indah yang disebut Qullais di Sana’a. Bukannya menarik minat orang-orang untuk mengunjunginya, ia malah dihina. Bahkan, ada seorang yang datang ke tempat tersebut dan buang air di sana.[2] Ini tentu saja adalah penghinaan bagi Abrahah.

Abrahah kemudian mengumpulkan bala tentaranya dengan menunggangi gajah menuju Mekah untuk menghancurkan Ka’bah. Ketika mendekati Kota Mekah, Abrahah meminta kepada seorang utusan untuk mendatangi pemuka masyarakat Mekah bahwa kedatangannya ke Mekah bukan untuk berperang, tetapi untuk menghancurkan Ka’bah. Utusan Abrahah menemui Tokoh Mekah, yang tidak lain adalah Abdul Mutthalib, kakek Nabi Muhammad. Ia menyampaikan pesan dari Abrahah.

“….Sesungguhnya ini adalah rumah Allah yang suci dan rumah kekasih-Nya Ibrahim alaihissalam. Jika Allah melindunginya maka itu adalah kehendak-Nya karna ini adalah rumah-Nya dan tanah-Nya yang suci dan jika Ia menghalangi Abarah maka itu adalah kekuasaan-Nya. Demi Allah kita tidak punya kekuasaan apapun.”[3]

Kata ini diucapkan tokoh Quraisy tersebut dengan sangat tenang. Dia yakin bahwa Allah akan melindungi mereka. Abdul Mutthalib adalah tokoh yang disegani, bahkan disebutkan bahwa ketika Abrahah melihatnya, ia merasa segan dan kagum hingga turun dari gajahnya untuk duduk bersama Abdul Mutthalib untuk menyampaikan keinginannya menghancurkan Ka’bah.

Ketika Abrahah hendak memasuki kota Mekah setelah mendengar pernyataan dari Abdul Mutthalib, gajah yang ditungganginya tersungkur tidak dapat berjalan memasuki kota Mekah. Gajah itu terus mengaung. Anehnya ketika dihadapkan ke arah selain kota Mekah, gajah itu mampu berdiri dan berjalan. Akan tetapi ketika kembali di arahkan ke Mekah, ia kembali tersungkur. Beberapa orang telah menyarankan Abrahah dan pasukannya agar kembali ke Yaman dan membatalkan niatnya untuk menghancurkan rumah Allah itu.

Di saat-saat itulah Allah mengirimkan sekawanan burung yang masing-masing membawa tiga buah batu: dua batu di kedua kaki, dan satu di paruh. Batu-batu berukuran kecil tersebut mereka lemparkan ke arah Abrahah dan pasukannya yang mengakibatkan tubuh pasukan gajah tersebut terpotong-potong sedikit demi sedikit, hati keluar dan dada mereka terbelah.

Ini adalah salah satu peristiwa nyata yang senantiasa tercatat dalam sejarah, menunjukkan kekuasaan Allah. Kisah ini juga tercatat dalam al-Qur’an, surat Al Fiil yang menguatkan kebenarannya.

“Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah. Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka’bah) itu sia-sia? dan Dia mengirimkan kapada mereka burung yang berbondong-bondong, yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar, lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).”[4]

Pada tahun peristiwa penyerangan gajah inilah Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallamlahirlahirlahir di hari senin tanggal 12 Rabi’ al-Awwal. Ada yang mengatakan tanggal 9. Sebagian penulis menetapkan bahwa kelahiran Nabi Muhammad adalah bulan April tahun 571 Masehi.[5] 

Sudahkah berkisah dari Al Qur’an untuk anak hari ini? Mari berkisah shiroh Nabi kepada anak-anak kita 💕

[. 1] Lihat Ibn Hisyam, Al-Sirah al-Nabawiyah li Ibn Hisyam. Lihat juga Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri, Al-Rahiq al-Makhtum.

[2] Lihat Ibn al-Atsir, al-Kamil fi al-Tarikh I, Lebanon: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 1407 H/1987 M) h. 342.

[3] Ibn al-Atsir, al-Kamil fi al-Tarikh, h. 433.

[4] QS. Al-Fiil: 1-5

[5] Tim Riset dan Studi Islam Mesir, Al-Mausuah al-Muyassarah fi al-Tarikh al-Islamy, terj.Ensiklopedi Sejarah Islam (Jakarta: Pustaka al-Kautsar, 2013), h. 7

Jurnal Harian, Muhasabah, parenting

5 TIPS MENGHADAPI BALITA YANG SUKA BERTANYA

Setiap orang tua pasti pernah merasakan masa-masa ketika anaknya senang bertanya. Bertanya tentang hal apa saja, yang anaknya ingin tanyakan. Bila jawaban yang diperoleh dirasa belum puas, maka anak akan terus bertanya sampai ia benar-benar merasa puas. Adakalanya kita sebagai orang tua merasa kesal, tidak sabar bahkan bisa memarahi anak kalau anaknya bolak-balik bertanya. Atau ada juga yang bilang kalau anaknya itu cerewet atau bawel.

Saat memiliki anak balita, orang tua memang dituntut untuk lebih bersabar. Selain karena aktivitas anak yang cukup aktif, mereka juga harus siap menjawab berbagai pertanyaan yang kerap dilontarkan anak secara tiba-tiba. Tidak hanya pertanyaan sederhana, seorang anak bahkan juga bisa menanyakan hal-hal aneh yang jauh dari pengetahuan orang tua. Untuk menghadapi anak yang suka bertanya, sebagian orang tua memilih untuk menjawab sekenanya atau bahkan dengan tegas melarang anak bertanya terlalu banyak. Padahal, hal itu justru bisa menghambat perkembangan anak.

Proses bertanya merupakan fitrah bagi kehidupan seorang anak. Hal ini dikarenakan pada masa pertumbuhannya, sel-sel neuron otak anak tidak begitu saja menelan setiap informasi. Dia selalu mempertanyakan sebelum disimpan lekat dalam file memorinya.

Anak yang banyak bertanya sebetulnya karena ia memiliki segudang rasa keingintahuan tinggi akan berbagai hal. Pada masa ini perkembangan otaknya sangat pesat. Anak merasakan haus akan informasi dan pengetahuan. Maka dari itu tidaklah mengherankan bila anak sering bertanya ini dan itu. Bersyukurlah kita ketika anaknya melewati masa bertanya. Masa ini hanya terjadi sekali seumur hidup. Bahkan menurut para ahli, jika anak kita kurang suka bertanya, maka orang tua harus memancing supaya anak banyak bertanya.

Di usia 2—4 tahun, kemampuan kognitif anak berkembang cukup pesat. Dalam rentang waktu tersebut, mereka menyerap banyak informasi dan pengetahuan dari dunia yang baru dikenalnya. Akhirnya, mereka pun kerap bertanya pada orang tua untuk memuaskan rasa ingin tahunya.

Bertanya Membangun Kemampuan Berkomunikasi dan Berpikir Kritis

Ada yang bilang masa-masa bertanya akan menentukan kepandaian anak kelak. Semakin sering orang tua mengajak anak berdialog, akan membuat buah hati semakin kritis. Jiwa yang kritis akan menjadikan anak tumbuh menjadi pribadi cerdas dan pemberani. Oleh karenanya, bila kita tidak memberikan respon positif terhadap pertanyaan anak, sama artinya kita telah menumpulkan sikap kritis dan kreativitasnya secara perlahan. Padahal dengan bertanya, rasa ingin tahu anak akan tersalurkan. Kondisi ini merupakan stimulan untuk mengembangkan proses berpikirnya. Saat-saat inilah merupakan saat terbaik untuk mengembangkan pengetahuan pada anak,karena dalam kondisi ini otak anak sedang terbuka. Ketika rasa ingin tahunya besar, maka informasi akan tersimpan sangat kuat. Agar potensi anak juga terarah dengan baik maka kita sebagai orang tua harus bijak mengarahkannya. Berbagai pertanyaan dari anak sebaiknya dijawab sesuai dengan kemampuan berpikirnya.

Anak yang suka bertanya namun hanya mengulang pertanyaan tanpa bertanya lebih mendalam, bukanlah termasuk anak yang kritis. Karena anak yang kritis tidak sekedar bertanya, tetapi juga membutuhkan penjelasan lebih lanjut. Kemampuannya dalam menganalisa menyebabkan tidak menerima begitu saja apa yang dikatakan oleh orang tua, dewasa dan orang yang lebih tua darinya. Namun ia akan berani untuk bertanya lebih detail lagi.

Saat terbaik untuk memberi pengetahuan pada anak adalah disaat mereka bertanya. Proses berpikir otak pada kondisi ini sangat pesat. Ketika rasa ingin tahunya besar, maka informasi akan tersimpan sangat kuat. Oleh karena itu sebaiknya kita berhati-hati bila menghadapi berbagai pertanyaan anak. Berikut 5 tips menghadapi anak yang suka bertanya:

1.HARGAI SETIAP PERTANYAAN YANG DIAJUKAN ANAK

Sebagai orang tua, kita harus bersabar menghadapi anak yang suka bertanya. Meskipun anak kerap mengulang pertanyaan yang sama, kita harus tetap menghadapinya dengan penuh kesabaran. Terkadang, anak bertanya berulang kali karena memang lupa atau hanya sekadar ingin memastikan bahwa yang Anda katakan itu benar.

Orang tua yang penuh perhatian terhadap setiap pertanyaan anak dan semangat mencari tahu jawabannya, akan membuat anak semakin termotivasi untuk mencari tahu berbagai hal lainnya.

2. JANGAN BERBOHONG ATAU MENGADA-ADA JAWABAN YANG BELUM KITA KETAHUI

Bukanlah hal tabu jika orang tua mengatakan “tidak tahu” pada anak terhadap pertanyaan yang mereka ajukan. Lebih baik jujur dan mencari solusi terbaik untuk mencari jawaban bersama-sama apa pertanyaan anaknya. Informasi tersebut bisa kita peroleh lewat membaca buku bersama-sama, browsing di internet, bertanya kepada orang lain yang lebih tahu jawabannya atau mengunjungi tempat tertentu berkaitan dengan pertanyaan anak. Misalnya kalau anak bertanya tentang pesawat terbang, kita bisa mengajak mereka ke museum. Sambil rekreasi, anak juga bisa belajar sambil bermain.

3. SAMPAIKAN DENGAN SEDERHANA

Saat menghadapi anak yang suka bertanya, pastikan kita menggunakan bahasa yang mudah dipahami anak. Sampaikan ke dalam beberapa kalimat sederhana tanpa menggunakan istilah ilmiah yang belum pernah didengar oleh anak. Sehingga anak bisa memahami penjelasan jawaban kita dengan baik.

4. AJAK ANAK MENCARI JAWABANNYA BERSAMA-SAMA

Terkadang, ada kalanya banyak pertanyaan dari anak yang jawabannya tidak diketahui orang tua. Untuk itu orang tua harus jujur jika belum mengetahui jawabannya. Hal ini lebih baik daripada mengatakan jawaban yang tidak benar atau mengada-ada. Selanjutnya kita bisa mengajak anak untuk mencari jawaban bersama-sama melalui buku, internet, atau tayangan audio visual.

5. AJUKAN PERTANYAAN UMPAN JIKA ANAK MASIH TERUS BERTANYA

Berdasarkan pengalaman, anak biasanya menanyakan pertanyaan yang sama secara berulang-ulang setiap harinya. Meskipun orang tua sudah berusaha menjawab dan menjelaskan tetapi tidak jarang anak masih saja mengulangi pertanyaan yang sama.Terkadang, anak bertanya berulang kali karena memang lupa atau hanya sekadar ingin memastikan bahwa yang orang tua katakan itu benar. Jika anak masih terus bertanya dengan pertanyaan yang sama, kita sebagai orang tua bisa mengajukan pertanyaan umpan untuk dijawab anak. Pertanyaannya bisa sama dengan yang anak ajukan kepada orang tua atau yang ada hubungannya dengan pembahasan pertanyaan anak. Selain untuk evaluasi pemahaman anak akan penjelasan orang tua, anak pun akan belajar berbicara dengan baik saat menceritakan kembali penjelasan dari orang tuanya. 

Sudahkah siap menjadi pendengar dan menghargai pertanyaan anak-anak? 💕

Home Education, Jurnal Harian, PORTOFOLIO FARIS

DIY Jellyfish Sensory Bottle

Setelah field trip singkat ke Sea World Ancol,  Faris sangat terkesan sekali dengan ubur-ubur alias jellyfish. MasyaAllah, memang tampak lucu dan menggemaskan sekali makhluk ciptaan Allah yang satu ini. Jadilah setiap hari Faris minta kelas bebikinan dan mama pending sampai hari ini karena banyak sekali kendala. Mulai dari printer yang ngadat, ada beberapa bahan yang stoknya habis di rumah sampai dengan mama yang masih rempong mengatur ulang ritme pekerjaan domestik pasca holiday 😁.

Baiklah akhirnya buat mencairkan suasana hati anak-anak akhirnya kami membuat sensory botol saja. Bahannya mudah ditemukan di rumah dan adiknya pun bisa dilibatkan dalam kegiatan ini (meski dalam prosesnya tidak sempat didokumentasikan).

Teman-teman pernah kepikiran nggak bikin mainan atau hiasan ubur-ubur di dalam botol? Cara membuatnya cukup mudah dan cocok sekali dimainkan oleh balita. Cara mainnya pun sederhana cukup dibolak-balik saja, maka si ubur-ubur ini akan bergerak-gerak di dalam air.

Alat dan bahannya :

1. Plastik transparan
2. Botol air plastik.
3. Benang
4. Pewarna Makanan
5. Gunting

Cara membuat :

1. Ratakan plastik dan potong pegangan dan bagian bawahnya.

2. Potong sepanjang kedua sisi untuk dipecah menjadi 2 lembar plastik ( kita hanya menggunakan salah satunya saja )

3. Dari bagian tengah lembaran plastik, lipat seperti balon kecil untuk membuat bagian kepala dan mengikatnya dengan benang. Tidak terlalu rapat.

4. Kita harus menyisakan lubang kecil untuk menuangkan air di bagian kepala .Masukkan air ke bagian kepala agar mudah tenggelam. Tinggalkan udara di dalamnya agar bisa mengambang. 

5. Sekarang kita akan mendapatkan bagian kepala dan sisanya akan menjadi tentakelnya. Potong dari ujung ke bagian kepala. Kita akan mendapatkan sekitar 8-10 tentakel.
6. Untuk masing-masing, potong lagi menjadi 3-4 bagian kecil dan potong bagian yang tersisa.
7. Gunting lagi untuk membuat tentakel panjang dan pendek acak.

9. Isi botol air.
10. Masukkan ubur-ubur ke dalam botol dengan beberapa tetes pewarna makanan biru. Tutup botolnya. Ubur-ubur mainan pun berenang di dalam air.

Cara Main :
Anak dapat bermain bebas dengan botol tersebut dengan menggoyangkan naik turun dan meletakannya di hadapan anak setelah botol dikocok sehigga anak dapat memperhatikan benda di dalam akan turun secara perlahan.

Manfaat :
🐾Melatih motorik kasar (gross motor skill)
🐾Melatih keseimbangan tangan dan mata (hand eye coordination)
🐾Pengenalan warna (color recognition)